Jalan sebagai prasarana angkutan darat perlu dilengkapi dengan tanaman peneduh di kiri dan kanannya agar lingkungan menjadi teduh dan nyaman. Menurut hasil penelitian tanaman yang berdaun lebat dan padat dapat menyerap dan menjerap polusi udara dan meredam kebisingan dari kendaraan bermotor. Disamping itu dengan adanya tanaman, maka bahu jalan akan terhindar dari penggunaan lahan oleh pedagang kakilima.
Berkenaan dengan hal tersebut, pada hari Jum’at tanggal 5 Februari 2010, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam menghadirkan kegiatan One Man One Tree (OMOT). Kegiatan OMOT sebagai bentuk awal dari penanaman dalam rangka pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). OMOT yang digulirkan. walaupun kegiatannya berskala kecil tapi dapat dijadikan sebagai agenda kegiatan rutin.
OMOT dilaksanakan di lokasi jalan Akses menuju CIFOR, Dramaga, dengan melibatkan Walikota Bogor beserta jajarannya, Beberapa kalangan Akademisi, Kapolresta Bogor, Komandan Kodim, Kapolsek, Danramil, Aparat Kecamatan Bogor Barat, Kelurahan, Teknisi dan lain-lain. Areal yang ditanami yaitu sisi kanan dan kiri jalan dimulai dari jalur perempatan CIFOR menuju terminal bubulak. Jalur tersebut merupakan jalur yang dilalui oleh masyarakat yang menggunakan jasa angkutan Kota (Angkot), karyawan CIFOR, dan jalur alternatif menuju IPB.
Dengan kehadiran OMOT diharapkan dapat menggugah perilaku serta kepedulian masyarakat terutama masyarakat yang menggunakan angkutan umum (Angkot) di sekitara areal Hutan Penelitian Dramaga, tentang pentingnya penghijauan dan sekaligus diharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan terutama menjaga keberadaan Hutan Penelitian Dramaga berikut tanaman yang ada sekitarnya.
-----------------
[sas&as]
|